hindari beGadang

HINDARI BEGADANG

Begadang sekarang sepertinya telah menjadi gaya hidup yang diterima sebagai hal yang biasa dalam masyarakat kita. Alasannya mungkin karena menyelesaikan pekerjaan yang tidak sempat dikerjakan siangnya, atau belajar dengan sistem kebut semalam karena ujian keesokan harinya. Namun sebenarnya tidur malam adalah hal yang penting dan diperlukan oleh tubuh kita. Kali ini, ditemukan fakta bahwa tidur yang cukup bisa mempertajam daya ingat kita.

 

Baru-baru ini para peneliti dari Universitas Genewa di Swiss menunjukkan hasil temuan mereka yang melibatkan sekelompok partisipan mengenai hubungan antara tidur malam dan daya ingat dalam Konferensi Masyarakat Federasi Neuroscience Eropa.

 

Pada penelitian ini para partisipan harus mengingat gambar yang ditunjukkan oleh peneliti. Mereka juga diminta untuk menghubungkan titik-titik yang bergerak di layar komputer menggunakan joystick. Pada malam hari, sebagian dari mereka diperbolehkan tidur malam secara normal, sedangkan yang lainnya hanya boleh tidur siang. Keesokan harinya, seluruh partisipan diminta lagi untuk mengikuti titik-titik pada layar dan menyebutkan gambar, sementara otak mereka dipasang sejenis alat pemantau.

Seperti yang bisa ditebak, partisipan yang tidur cukup di malam hari memiliki kemampuan mengingat lebih baik dibandingkan mereka yang kurang tidur!

 

Walau masih perlu penelitian lebih lanjut, kepala penelitian Dr. Sophie Schwartz menyimpulkan, tidur malam dapat memperkuat hubungan antar sel syaraf otak yang berperan penting dalam proses belajar dan mengingat.

 

Sepertinya mulai sekarang kita kudu tidur lebih awal dan menghindarkan kegiatan begadang supaya nggak cepat pikun!

KapanLagi.com

Secangkir teh perlambat kerusakan sel dan otak

Secangkir Teh Perlambat Kerusakan Sel dan Otak

 teh dan manfaatnya

Secangkir teh baik untuk otak karena memperlambat kerusakan sel dan menjaga daya ingat tetap tajam di usia tua, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan, Minggu (13/4). Penelitian selama empat tahun oleh para ilmuwan di Singapura itu menambah panjang daftar manfaat teh. Setiap jenis teh akan menghasilkan manfaat yang sama, kata Professor Ng Tze Pin dari Departemen Obat Untuk Kesehatan Jiwa Universitas Nasional Singapura kepada The Sunday Times.

“Teh itu murah, tidak beracun dan dikonsumsi masyarakat luas,” kata Ng.

Para ilmuwan universitas itu menemukan ‘catechin’, senyawa alami teh, yang melindungi sel-sel otak dari pembentukan protein yang merusak selama bertahun-tahun, yang menjaga kemampuan kognitif otak.

Kafein dalam teh, berbeda dengan yang terdapat dalam kopi, mengandung protein alami ‘theanine’, yang melawan efek samping dari kafein seperti peningkatan tekanan darah, sakit kepala dan kelelahan, menurut para ilmuwan.

Kerusakan sel otak, disebabkan oleh kombinasi hilangnya sel saraf, pengaruh gen, stroke ringan, dan peningkatan kadar protein yang merusak, terkadang menggiring penderita pada dementia (penyakit gangguan fungsi kognitif akibat kerusakan di otak karena faktor usia atau penyakit serius lainnya), menurut laporan itu.

Tim ilmuwan itu mempelajari kebiasaan minum teh dari 2.501 orang China berusia 55 tahun ke atas dari September 2003 hingga Desember 2005. Kesehatan pasien, jangka waktu pengamatan, bahasa yang digunakan dan kemampuan spatial para responden diamati. Kebiasaan minum teh mereka juga dimonitor.

Sekitar 38 persen tidak minum teh. Dua puluh sembilan persen minum hanya satu jenis teh dan sisanya minum aneka jenis teh.

Dua pertiga dari para peminum teh menjaga nilainya dalam tes daya ingat dua tahun kemudian. Di antara para bukan peminum teh, 35 persen terlihat mengalami penurunan nilai rata-rata dua poin, yang menunjukkan data penurunan kognitif.

Teh adalah faktor istimewa yang menjaga sel otak tetap sehat. Namun, hal itu tidak dapat tercipta hanya dengan minum teh.

Masih diperlukan sebuah kebiasaan baik seumur hidup serta diet yang seimbang tentunya.

(source:KapanLagi.com)

Profil Dosen kita: Pak Angga :-D

Anggara Rustiansa Budiyarso

Pak Angga-profile

 

   Hy, guys… masih inget ma profile kita kali ini, dong…? hehehe…pastinya masih, ya…khususnya bagi teman2 mahasiswa FKIP Math semester 4 keatas…^^. Yup…  Anggara Rustiansa Budiyarso atau yang akrab disapa Pak Angga ini  adalah ex-lecturer FKIP Matematika kita yang pada awal tahun 2009 kemarin terpaksa hengkang dari kampus tercinta kita, dan melanjutkan karirnya sebagai tenaga pengajar mapel Matematika di salah satu SMP negeri di kota asalnya, Rembang.  Beliau yang lahir 26 tahun lalu, tepatnya tanggal 25 Maret 1984 ini hobi sekali jalan-jalan dan piknik. Berbicara tentang riwayat pendidikan,nah..pak Angga ini pernah menempuh pendidikan di SMAN 1 Rembang, lalu melanjutkan di FKIP Matematika Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Okey, itu adalah biografi singkat dari pak Angga.

Berikut adalah hasil wawancara  dengan pak Angga…         

Check it out! 

Ask: Bagaimana kesan sewaktu menjadi tenaga pengajar di Wima, pak?

Ans: kesan so pasti…menyenangkan!!! Jadi dosen merupakan pengalaman paling menyenangkan apalagi setelah ku ketemu murid2 bengal disini…ternyata kenakalan kalian belum seberapa:’(. banyak dikerjain kakak kalianL, termasuk direcord pake hp waktu ujung celanaku masuk kaos kaki…pokoknya, banyak dech, ga akan ada habisnya diceritain semua:-D

Ask: lalu, apa pesan pak Angga bagi kita-kita, pak?

Ans: Belajarlah untuk   nilai yang lebih baik dan berlatih banyak kemampuan, karena dunia kerja nanti semakin ketat persaingannya dan semakin besar tuntutannya. 2 poin penting: perkuat bahasa Inggris dan jangan gaptek, guru harus pinter komputer, karena segala sesuatu bisa menjadi sangat cepat dan mudah bersamanya..:-D

Ask: Kalau boleh tanya, apa sih motto hidup pak Angga?

Ans: Motto hidup: bersyukur adalah jalan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik dari Tuhan

Ask: Wah, terima kasih sekali, ya pak sudah bersedia untuk diwawancarai untuk profile mading kita kali ini…:-D 

Ans: Ok…

Nah, biografinya udah, trus wawancaranya dengan narasumber juga udah… So, sekian dulu profile dosen kita kali ini, ya… Penulis minta maaf bila ada kesalahan dalam penulisan …Remember, no body’s perfect… okey, Nantikan profile mading kita dalam edisi selanjutnya… Salam say yes to Math!  Bye…^^

sinkronisasi Otak kanan-Kiri

Bicara mengenai otak, cenderung yang pertama terlintas di benak kita adalah organ tubuh manusia yang berfungsi untuk berfikir, selanjutnya untuk mengontrol indra, mengkoordinasi kerja tubuh, dan sebagainya. Bagian dari tubuh manusia yang berwarna pink keabu-abuan ini sangat vital fungsinya bagi kita. Otak manusia terdiri dari belahan otak kanan dan otak kiri. Otak kanan berfungsi untuk tempat perkembangan kreativitas, musikal, emosi, perasaan, imajinasi, sosialisasi, perkembangan kepribadian, dan pengenalan individu. Sedangkan otak kiri berfungsi untuk hal yang bersifat akademik, seperti daya ingat, melogika, analisis, kemampuan tata bahasa, baca tulis, berbicara, angka, dan lain-lain. Sejauh ini IQ (Intelligence Quotient) kita dikendalikan oleh otak kiri, sedangkan EQ (Emotional Quotient) dikendalikan oleh otak kanan.
Sebagian besar dari kita kebanyakan lebih mengoptimalkan kerja otak kiri daripada otak kanan. Hal tersebut disebabkan dalam sistem pendidikan formal di negara kita mulai dari pendidikan formal dasar diterapkan mata pelajaran yang cenderung menitik beratkan pada perkembangan kinerja otak kiri, seperti berhitung, menghafal, dan sebagainya daripada dengan mata pelajaran yang lebih menggunakan otak kanan, seperti bermusik, menyanyi, menari dan kegiatan lainnya yang menumbuhkan kreativitas. Padahal dengan merangsang seni, kreativitas, dan imajinasi terlebih dahulu akan memudahkan anak untuk mempelajari pelajaran seperti matematika dan ilmu lainnya dengan menggunakan intuisi mereka.
Karena baik otak kanan maupun otak kiri sama pentingnya, maka kita perlu menyeimbangkan keduanya agar bisa berjalan secara selaras. Jika salah satu belahan otak berjalan tidak seimbang maka belahan otak lainnya akan kurang berkembang dan kurang baik dalam menjalankan fungsinya.
Berikut adalah langkah untuk mengoptimalkan kinerja otak kanan dan otak kiri:
1. Meningkatkan daya ingat dan logika berpikir
2. Mempergunakan alat peraga untuk mengoptimalkan panca indra
3. Biasakan rapi dan disiplin
4. Biasakan untuk menyukai musik, seni, dan olah raga
5. Membaca dan berbahasa yang baik dan benar
6. Berlatih menstabilkan emosi dan mengontrol diri
Dengan sinkronnya otak kanan dan otak kiri,
maka keduanya akan berjalan saling menguatkan, dan
antara IQ dan EQ juga bisa menjadi seimbang.
Jadi apakah sudah sinkron antara otak kanan dan otak kiri kamu?

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.